Halaman

Rabu, 24 Juni 2009

Obrolan Singkat!

Alhamdulillah pagi ini aku bisa datang lebih awal kekantor, itu karena jasa baik seorang sahabat yang dengan ikhlas membantu hingga aku sampai lebih cepat dari biasanya. Ato mungkin Tuhan kesian ngeliat aku yang hampir setiap hari udah kayak yang setengah berlari kalo mo berangkat kerja. Ketika melewati mini market di komplek perumahan, aku ditegur sama pemilik mini market tersebut. "Mau kedepan? tawarnya. Antara ragu dan mau, aku iyakan ajakannya sambil bilang "waduuh...jadi ngerepotin nich...?" (hhmm, padahal dalam hati...alhamdulillah...ga perlu capek2 lari pagi ini xixixi...)

Setelah sepakat rute mana yang mau ditempuh (baca: rute yang memudahkan aku naik angkot:)), akhirnya mobil melaju, blasss! Walopun akhirnya juga dengan ikhlas sahabat tersebut akhirnya ngantar sampai kantor.

"Ha??baik kali..." pikirku

Dalam perjalanan banyak hal yang kami perbincangkan, mulai dari keluarga, anak, istri dan merambat ke usaha yang telah dijalaninya beberapa tahun belakangan ini.

Hmmm, kalo dipikir2 sahabat tersebut termasuk orang yang cukup sukses diusianya. Kalo ngeliat perawakannya sih 40 belum putus, udah punya mobil, rumah (denger2 sich udah 7), mini market ada 4, belum lagi sampingan yang lain. Padahal untuk memulai usahanya cuma bermodalkan 1,5 juta sekitar tahun 2001. Dia betul2 memulai usahanya dari nol. Dengan uang segitu dia mulai buka warung kecil2an mulai dari jual rokok dan berbagai jenis makanan ringan.

Tak sedikit rintangan yang harus dihadapi saat mau memulai usahanya, terutama dari istri tercinta yang tidak mendukung sama sekali. Tapi dengan kesungguhan dan tekad yang kuat dia terus berjuang. Yakin itu adalah prinsip yang dipegangnya. Dalam setiap apapun yang kita lakukan, kunci yang pertama harus yakin. Kedua kesungguhan dan tekad kuat. Itulah yang dilakoninya selama ini dan alhamdulillah usahanya tersebut diredhai Allah SWT.

Dibulan2 pertama dia menjalankan usahanya, uang yang sudah ditanam tidak pernah diusik atau diambil untuk keperluan pribadi. Uangnya diputar kembali buat isi warungnya. Setidaknya 6 bulan pertama, uang hasil usaha kita jangan diambil dulu. Jadi untuk mencukupi kebutuhan sehari2, beliau cari sampingan lain seperti mengajar privat dsb. Kalo ditotal2 penghasilan dia diluar warung kecilnya itu udah mencapai 5 jutaan juga katanya. Begitu gigihnya dia berusaha. Karena dia yakin pada Allah, maka hanya orang yang berusahalah yang akan bisa merubah hidupnya jadi lebih baik. Dia yakin bahwa permasalahan modal, rezki pasti akan ada jalan keluarnya. "Tapi kalau malas, itu tidak ada obatnya" katanya.

Sejujurnya, ucapannya menggugah semangatku, aku jadi termotivasi mendengarkan kisahnya. Aku and misua memang ada rencana mau buka usaha kecil2an dan mudah2an kami bisa menjalankannya dengan sungguh2. Amiin. Udah beberapa kali kami buka usaha dan sampai sekarang hanya satu yang bisa bertahan. Mudah2an Allah meridhai kami dijalan yang ini. Amin...amin...amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar